DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kursi Direktur Utama PT Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah Syariah kini memiliki nahkoda baru. Teuku Hanansyah yang sebelumnya menduduki posisi itu harus melepas jabatannya sejak pertengahan Oktober lalu. Alasannya: kondisi kesehatan yang membutuhkan perawatan intensif.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Teuku Irwan Djohan, calon Wali Kota Banda Aceh nomor urut 4, berkomitmen untuk mengevaluasi Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah jika terpilih pada Pilkada 2024.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pj Wali Kota Banda Aceh Ade Surya ST, ME menghadiri dan menyetujui laporan pertanggung jawaban Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. LKMS Mahirah Muamalah tahun buku 2023, Kamis (10/10/2024) malam. Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat Pendopo Wali Kota Banda Aceh.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sepanjang tahun 2024 ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut izin usaha tujuh bank bangkrut. Deretan bank bangkrut itu mulai dari Koperasi BPR Wijaya Kusuma dari Madiun hingga PT BPR Aceh Utara.
DIALEKSIS.COM | Aceh - PT LKMS Mahirah Muamalah dan Pusat Investasi Pemerintah melakukan penandatanganan akad perjanjian Ultra Mikro tahap ke dua, Rabu (30/8/2023), di Kantor PT LKMS Mahirah Muamalah.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) tunjuk LKMS Mahirah Muamalah sebagai lembaga keuangan milik daerah untuk menyalurkan pembiayaan Ultra Mikro (UMi).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kementerian Keuangan RI melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) telah menyetujui PT Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah sebagai penyalur Pembiayaan Ultra Mikro (UMI) PIP.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wali Kota Aminullah Usman dan Pemko Banda Aceh terus menunjukkan dedikasi, kontribusi, dan karya dalam membangun Banda Aceh, terutama dalam membangun sistem ekonomi berbasis syariat Islam di ‘Kota Gemilang’.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kesuksesan dan keberhasilan kinerja Wali Kota Aminullah Usman dalam memimpin Kota Banda Aceh selama empat tahun lebih tak lepas dari sejumlah torehan prestasi dan penghargaan, termasuk dalam memberantas “Rentenir” dari Ibukota Provinsi Aceh tersebut.